Monitoring dan Evaluasi MBS di SDN Kedungturi oleh Dinas Pendidikan Prov. Jawa Timur

Hasil monitoring dan evaluasi dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemajuan pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, keberhasilan Monev ditentukan oleh informasi yang cepat, tepat dan cukup untuk pengambilan keputusan. Monitoring adalah proses pemantauan untuk mendapatkan informasi pelaksanaan MBS. Sedangkan evaluasi ialah proses mendapatkan informasi tentang hasil MBS. Monitoring dan evaluasi memiliki tujuan yaitu mendapatkan informasi sebagai masukan dalam pengambilan keputusan dan memberi masukan (umpan balik) bagi perbaikan pelaksanaan MBS baik konteks, input, proses, output, maupun outcome.

Komponen MBS yang perlu di monitoring dan di evaluasi adalah :

  1. Konteks (eksternal sekolah) : berupa tuntutan (demand) dan dukungan (support) yang berpengaruh terhadap input sekolah. Evaluasinya dengan needs assessment.
  2. Input
  3. Proses
  4. Output (dampak pendidikan jangka pendek)
  5. Outcome (hasil MBS jangka panjang)

Ada 2 jenis Monev :

  1. Internal : Monev yang dilakukan oleh sekolah, tujuannya untuk mengetahui tingkat kemajuan sekolah sehubungan dengan sasaran – sasaran sekolah. Pelaksanaan Monev internal adalah warga sekolah.
  2. Eksternal : Monev yang dilakukan pihak luar sekolah seperti Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota, Dinas Pendidikan Provinsi, Pengawas, atau gabungan dari mereka.

    Hasil Monev untuk system hadiah bagi sekolah, meningkatakan iklim kompetensi antar sekolah, kepentingan akuntabilitas sekolah, memperbaiki system yang ada secara menyeluruh, dan membantu sekolah mengembangkan dirinya.